Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Politeknik Negeri Kupang Berdampak, Latih Bantu Usaha Tenun Petuk

Politeknik Negeri Kupang Berdampak, Latih Bantu Usaha Tenun Petuk

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
  • visibility 156
  • comment 0 komentar

Loading

Berbekal dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, tim pelaksana PKM Politeknik Negeri Kupang memberikan penguatan kapasitas manajemen usaha dan strategi diversifikasi produk kepada kelompok usaha tenun ikat Petuk.

 

Kupang | Kelompok usaha tenun ikat Petuk, merupakan kelompok usaha kerajinan tenun ikat berlokasi di Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Kelompok usaha ini telah dirintis sejak tahun 2018, berfokus pada pembuatan kain tenun berbahan dasar kapas, dipintal menjadi benang dan ditenun menjadi kain tenun berbagai motif tenun Nusa Tenggara Timur (NTT).

Proses produksi kain tenun banyak dilakukan secara manual dan menggunakan bahan pewarna alam yang berasal dari tumbuh-tumbuhan di sekitar halaman. Kain tenun yang dihasilkan memiliki kualitas sangat baik meskipun waktu pengerjaannya yang cukup panjang.

Menilik kondisi tersebut, maka tiga dosen Politeknik Negeri Kupang (PNK) diketuai Jennie S. Sir, S.E., MSA., Ak. beranggotakan Nonce Farida Tuati, S.E., M.Si. dan Lita A. Ndoloe, S.Kom., M.Kom. mengungkit kapasitas kelompok usaha tenun Petuk melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM).

Simak video: https://youtube.com/shorts/kVjqBjmxNXs?si=AlQB03dk2nKYCZ5Z

Berbekal dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, tim pelaksana PKM Politeknik Negeri Kupang memberikan penguatan kapasitas manajemen usaha dan strategi diversifikasi produk kepada kelompok usaha tenun ikat Petuk.

Ketua tim pelaksana PKM, Jennie Sir, membeberkan beberapa permasalahan yang diidentifikasi yakni rendahnya pengetahuan mitra terhadap manajemen usaha, proses pemasaran yang masih menerapkan penjualan langsung di rumah, produk yang dihasilkan belum dikemas baik, serta belum adanya inovasi produk (hanya menjual produk kain tenun saja [belum ada produk turunan]).

“Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengrajin tenun ikat dalam mengelola usaha, mengembangkan strategi pemasaran digital, dan melakukan diversifikasi produk untuk meningkatkan daya saing dan nilai ekonomi,” ungkap Jennie Si sembari mengatakan upaya ini sebagai dukungan program Kampus Berdampak dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Luaran yang diharapkan, imbuh Jennie Sir, meliputi peningkatan kapasitas manajemen usaha, pengembangan varian produk baru berbasis tenun ikat, peningkatan keterampilan pemasaran digital, perluasan pasar, dan peningkatan pendapatan pengrajin pada kelompok usaha mitra.

Penyerahan bantuan teknologi dan inovasi berupa mesin jahit listrik

Program ini pun diharapkan dapat berkontribusi pada pelestarian dan pengembangan tenun ikat sebagai warisan budaya yang berkelanjutan, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan pengrajin tenun ikat dan pengembangan ekonomi kreatif.

Selain peningkatan kapasitas hingga keterampilan pemasaran digital dan perluasan pasar, tim pelaksana PKM juga memberikan bantuan teknologi dan inovasi berupa:

  • Mesin jahit listrik typical GC 6-28-1, mesin ini dirancang khusus untuk penggunaan industrial dengan fokus pada efisiensi, kecepatan, dan konsistensi hasil jahitan untuk menghasilkan varian produk berbahan dasar tenun, seperti dompet, tas, pakaian, aksesoris lainnya.
  • Mesin jahit obras typical GN-794, mesin obras industrial andal dengan berbagai pilihan konfigurasi benang sesuai kebutuhan produksi yang berbeda. Fungsi utama mesin jahit obras adalah untuk menghasilkan finishing jahitan yang lebih rapi, mencegah kain berjumbai (fraying), melindungi tepi kain dari kerusakan akibat pencucian dan pemakaian, menghasilkan tepi yang rata dan presisi. Kain tenun sangat rentan berjumbai ketika digunting sehingga sangat membutuhkan mesin obras untuk merapikan tepi kain, sebelum dijahit.
  • Lemari etalase aluminium kaca, dirancang khusus memaksimalkan visual appeal produk tas sambil memberikan proteksi dan keamanan optimal. Peralatan ini bertujuan untuk membantu mitra memajang hasil produksi, sekaligus sebagai tempat penyimpanan produk yang lebih aman.

Energi baru dan ucapan terima kasih kelompok usaha tenun ikat Petuk

Pantauan media ini saat sesi penyerahan bantuan teknologi dan inovasi pada Sabtu pagi, 12 Juli 2025, para Mama-mama anggota kelompok usaha tenun ikat Petuk bersemangat mengerjakan beberapa produk turunan tenun ikat berupa tutupan gelas, sarung gawai, tutupan kotak tisu, tas dan lainnya dengan modifikasi tenun ikat.

Ketua kelompok usaha tenun ikat Petuk, Dorce Mangngi menyampaikan terima kasih kepada tim pelaksana PKM Politeknik Negeri Kupang yang telah memberikan pelatihan pembuatan suvenir hingga pemberian bantuan mesin jahit dan obras.

“Terima kasih telah memberikan bantuan dan pelatihan hingga kami para pelaku UMKM bisa bangkit dan mengembangkan diri, maju, dan bersaing,” tandasnya.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bareskrim Polri Tangkap DPO Dito Mahendra

    Bareskrim Polri Tangkap DPO Dito Mahendra

    • calendar_month Jum, 8 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dittipidum Bareskrim Polri menangkap seorang yang ditetapkan masuk daftar pencarian orang (DPO), Mahendra Dito Sampurna atau Dito Mahendra tersangka kasus senjata api ilegal. Penangkapan ini dibenarkan oleh Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro. “Mohon doanya ya, hari ini saya kembali ke Jakarta,” ujarnya saat dimintai konfirmasi, pada Jumat, 8 September […]

  • Pemprov NTT Libatkan Media Jadi Juri Lomba Kebersihan Lingkup Instansi

    Pemprov NTT Libatkan Media Jadi Juri Lomba Kebersihan Lingkup Instansi

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangka memeriahkan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Biro Umum menghelat lomba kebersihan instansi yakni dinas atau badan, biro, dan unit pelaksana teknis (UPT) di lingkup pemerintahan provinsi. Persiapan lomba kebersihan ditetapkan dalam rapat perdana pada Kamis, 10 Juli 2020 di ruang rapat Asisten […]

  • Ironi Ketertinggalan Pulau Timor

    Ironi Ketertinggalan Pulau Timor

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Muhammad Amir Ma’ruf Presiden Joko Widodo baru-baru ini menerbitkan Perpres Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020—2024, di mana terdapat 62 kabupaten dari 10 provinsi termasuk kategori tersebut. Nahas, 13 kabupaten di Provinsi NTT merupakan daerah tertinggal. Daerah tersebut tersebar di berbagai gugus pulau. Jika dijabarkan, seluruh kabupaten di Pulau Sumba […]

  • Presiden Jokowi Lantik Tujuh Anggota Komisi Nasional Disabilitas

    Presiden Jokowi Lantik Tujuh Anggota Komisi Nasional Disabilitas

    • calendar_month Kam, 2 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah jabatan keanggotaan Komisi Nasional Disabilitas (KND) dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat pada Rabu, 1 Desember 2021 di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan keanggotaan KND dilakukan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 53/M Tahun 2021 tentang Pengangkatan Keanggotaan Komisi Nasional Disabilitas. Adapun nama-nama para […]

  • Pernyataan Menkopolhukam Terkait Pembakaran Bendera ‘Kalimat Tauhid’

    Pernyataan Menkopolhukam Terkait Pembakaran Bendera ‘Kalimat Tauhid’

    • calendar_month Sel, 23 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Hak Asasi Manusia(Menkopolhukam) Wiranto, memberikan pernyataan terkait pembakaran bendera bertuliskan ‘Kalimat Tauhid’ yang diyakini sebagai simbol HTI. Sesuai putusan pengadilan, ormas HTI sudah dilarang keberadaannya di Indonesia. Dalam rapat koordinasi di kantor Kemenkopolhukam, Selasa, 23 Oktober 2018, Wiranto mengatakan, peristiwa pembakaran itu akibat penggunaan Kalimat Tauhid dalam […]

  • “Polemik Pelantikan Wakil Bupati Ende” Ini Respons Pemprov NTT

    “Polemik Pelantikan Wakil Bupati Ende” Ini Respons Pemprov NTT

    • calendar_month Jum, 28 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pelantikan Wakil Bupati Ende, Erikos Emanuel Rede pada Kamis malam, 27 Januari 2022, berbuah polemik di berbagai pemberitaan media massa. Namun, menurut pandangan Pemprov NTT bahwa pelantikan dimaksud, sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132.53-67 Tahun 2022 tentang pengesahan pengangkatan Wakil Bupati Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Baca juga : […]

expand_less