Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Sektor UMKM “Tak Pernah Mati” dalam Pertumbuhan Ekonomi

Sektor UMKM “Tak Pernah Mati” dalam Pertumbuhan Ekonomi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
  • visibility 118
  • comment 0 komentar

Loading

Belu–NTT, Garda Indonesia | Selain pertanian, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang tidak pernah mati dalam pertumbuhan ekonomi, yang mana dapat memberikan kontribusi  besar di tengah pandemi Covid–19.

Demikian, awal sambutan Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM saat membuka kegiatan temu kemitraan UMKM bersama BUMN dan swasta yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopnakertrans) Provinsi NTT bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Belu di Hotel Nusantara II Atambua pada Senin, 20 September 2021.

Dalam upaya peningkatan pemasaran produk dan skala usaha bagi pelaku UMKM di NTT dan mendukung kepariwisataan di Kabupaten Belu, Bupati berharap masyarakat dapat mengubah pola pikir, bahwa bantuan yang diberikan oleh pemerintah kepada UMKM, hanya sebagai stimulus dan harus dianggap sebagai kredit agar tidak disalahgunakan untuk kebutuhan lainnya.

Selain itu, Bupati Taolin menekankan para pelaku UMKM harus memperhatikan kualitas, ciri khas, serta brand dari setiap produk UMKM agar para pelaku UMKM dapat bersaing di pasaran. Ia menuturkan, pemerintah daerah memberikan apresiasi dan pendampingan bagi UMKM untuk meningkatkan usahanya. Pemimpin BUMN/BUMD juga harus memantau dan mendampingi setelah memberikan KUR.

Bupati Taolin juga mengajak para pelaku UMKM untuk menjadi anggota BPJS ketenagakerjaan karena akan sangat membantu saat terjadi kecelakaan kerja, serta memiliki skema yang sangat baik dengan angsuran per bulan Rp.16.000/bulan.

Kepala Dinas Kopnakertrans Provinsi NTT, Silvia R. Pekudjawang, S.P., M.M. mengatakan, kegiatan temu kemitraan yang melibatkan 40 orang pelaku UMKM tersebut dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang metode peningkatan skala usaha beserta risiko – risikonya, sekaligus penyertaan modal salah satunya kredit usaha rakyat (KUR) yang disalurkan oleh himpunan bank pemerintah (Himbara) dan kredit merdeka oleh bank daerah.

Kadis Silvia pun meminta para pelaku UMKM untuk taat pajak dan meng–cover risiko usaha melalui BPJS. “Secara teknis kita akan menggali persoalan apa saja yang mereka alami selama ini sehingga pemerintah bisa memfasilitasi persoalan yang terjadi,” paparnya.

Adapun 3 orang narasumber dalam kegiatan itu yakni, pejabat Diskopnakertrans Provinsi NTT, Kepala Bank NTT Cabang Atambua, Fridolina M. M. Faturene, A. R., dan perwakilan BPJS wilayah timur, Gery Malelak.

Diketahui, tujuan utama kegiatan dengan sumber anggaran DAK non fisik melalui DPA Diskopnakertrans Provinsi NTT tahun 2021 ini, untuk meningkatkan kualitas usaha UMKM, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM, mempermudah akses permodalan ke bank, dan membangun mitra dengan swasta dan BUMN. (*)

Berita: (*/Kominfobelu – Novita B)

Foto: Anna

Editor: Herminus Halek

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fenomena Tiga Besar Parpol di DKI Jakarta Hasil Survei Elektabilitas Q1-2021

    Fenomena Tiga Besar Parpol di DKI Jakarta Hasil Survei Elektabilitas Q1-2021

    • calendar_month Ming, 18 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas PDIP, PSI dan Golkar. Begitu hasil survei elektabilitas khusus di area DKI Jakarta yang sudah dilakukan oleh 2 lembaga survei (Nusantara Stategic Network/NSN dan Jakarta Research Centre/JRC). Yang pertama oleh NSN pada 20—27 Februari 2021, lalu oleh JRC pada 1—10 April 2021. Metodenya sama, tatap muka langsung, multistage random sampling. Pertanyaannya […]

  • Ketua Korcab VII DJA II Dukung Penurunan Stunting NTT

    Ketua Korcab VII DJA II Dukung Penurunan Stunting NTT

    • calendar_month Sen, 19 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Angka prevalensi stunting di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tertinggi di Indonesia yaitu 37,8 persen. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menargetkan perbaikan akses pangan bergizi di provinsi yang memiliki 21 kabupaten dan 1 kota ini dengan pola pemberdayaan BumDes dan mengonsumsi pangan lokal. Guna mendukung program […]

  • Pemangkas Rambut Garut Peroleh Akses Rumah KPR Subsidi

    Pemangkas Rambut Garut Peroleh Akses Rumah KPR Subsidi

    • calendar_month Ming, 20 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Para pemangkas rambut di Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat memperoleh fasilitas subsidi perumahan KPR berbasis komunitas. Subsidi perumahan tidak hanya dinikmati oleh pekerja formal namun juga pekerja non formal melalui pembangunan perumahan berbasis komunitas. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperluas jangkauan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bisa menikmati subsidi rumah […]

  • PLN Ubah Lahan Kritis Jadi Produktif, Kembangkan Ekosistem Biomassa

    PLN Ubah Lahan Kritis Jadi Produktif, Kembangkan Ekosistem Biomassa

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Tasikmalaya | Upaya pengembangan ekosistem biomassa berbasis pertanian terpadu yang diinisiasi oleh PT PLN (Persero) melalui sub holding PT PLN Energi Primer Indonesia bakal mengubah lahan yang sebelumnya kritis menjadi lebih hijau dan produktif. Upaya ini akan memanfaatkan 1,7 juta hektare dari 14 juta hektare lahan kritis yang tersebar di seluruh tanah air. Wakil Menteri […]

  • Bangun Jalan Bonleu TTS, Gubernur VBL Serah 5,5 Miliar

    Bangun Jalan Bonleu TTS, Gubernur VBL Serah 5,5 Miliar

    • calendar_month Sel, 26 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat menyerahkan bantuan dana hibah senilai 5,5 (lima setengah) miliar rupiah untuk pembangunan jalan Desa Bonleu, Kecamatan Tobu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada Senin, 25 April 2022. Pantauan Garda Indonesia, masyarakat sangat antusias menyambut kehadiran gubernur bersama rombongan. Turut hadir Direktur BanK NTT, […]

  • Bank Indonesia Perwakilan NTT Peduli Belajar Daring 16 Lembaga Pendidikan

    Bank Indonesia Perwakilan NTT Peduli Belajar Daring 16 Lembaga Pendidikan

    • calendar_month Kam, 25 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank Indonesia (BI) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan perhatian atas kondisi pembelajaran daring (dalam jaringan) atau online yang sedang diterapkan oleh para lembaga pendidikan di masa pandemi Covid-19. Bertolak dari kondisi tersebut, maka BI Perwakilan NTT membangun kemitraan dengan Forum Taman Baca Masyarakat (Forum TBM) dalam menyasar dan menetapkan penerima […]

expand_less