Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Tuduhan Grace Kepada Guru Besar, Menyesatkan Masyarakat Indonesia

Tuduhan Grace Kepada Guru Besar, Menyesatkan Masyarakat Indonesia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 9 Feb 2024
  • visibility 43
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Arif Hidayat

Kian hari semakin banyak akademisi melakukan kritik terhadap pemerintahan Jokowi. Pastinya tindakan guru besar bukan tanpa alasan melayangkan protes. Sebab akademisi mengajarkan pertanggungjawaban dalam pernyataannya. Bisa dibilang ada bukti kuat dalam ungkapannya, bukan sekedar omon-omon belaka.

Anehnya, Grace menyebut Guru Besar sebagai pendukung paslon tertentu sekaligus menyatakan konsekuensi dari demokrasi itu, berisik. Tak lain untuk mengaburkan kritik dan membuat kritikan sebuah tindakan salah/keliru. Sebab tuduhan dari gerakkan civitas melakukan kritik terhadap pemerintah Jokowi sebagai tindakan dari capres tertentu.

Padahal seperti yang dituduhkan Grace, justru mahasiswa sudah berkali-kali melakukan kritik terhadap kejanggalan proses pemilu yang menabrak konstitusi. Akan tetapi, suara mahasiswa tidak ditanggapi dengan serius. Justru mereka mendapatkan intimidasi dan ancaman. Bahkan perilaku pemerintah semakin parah dalam menyalahgunakan kekuasaan. Makanya, kondisi demikian itu membuat para Guru Besar ikut bersuara. Sebab mahasiswa sudah dibungkam dengan sedemikian rupa serta civitas sebagai garda paling belakang untuk menjaga tegaknya demokrasi.

Apalagi tindakan Ketua MK dan KPU jelas melanggar kode etik berat. Sudah seharusnya produk hukumnya tidak sah atau tidak baik digunakan. Terlebih lagi, jika Gibran bukan anak Presiden, apakah Gibran mendapatkan perilaku Istimewa dari ketua umum partai dan para elite-elitenya? Pastinya tidak, sebab Ridwan Kamil yang lebih hebat dan berpengalaman dari Gibran tidak mendapatkan perilaku khusus.

Ditambah, Kaesang baru masuk 2 hari di PSI sudah menjadi ketua umumnya. Padahal ada banyak kader PSI yang lebih lama dan memiliki pengalaman di politik lebih lama. Jelas kan, semua bisa terjadi karena anak presiden.

Balik lagi dalam pelanggaran kode etik MK dan KPU. Bahwa tindakan ini sudah diputuskan oleh lembaga MKMK dan DKPP, dengan artian pelanggaran tersebut ada dasar hukumnya. Bukan lagi pernyataan asal-asalan. Sudah jelas begitu, PSI ataupun Grace malah menyalahkan tindakan civitas melakukan kritik. Seharusnya mereka sadar diri dan koreksi, bukan menyudutkan Guru Besar ataupun masyarakat secara luas.

Sudah salah, tidak mengaku salah.

Tindakan Grace justru, membuat larangan kritik terhadap pemerintah secara tidak langsung. Belum masuk parlemen saja, sudah menjual harga diri, integritas, dan selainnya untuk menjilat penguasa. Apalagi, dulu salah input dana kampanye dan makan ayam 3 ngaku 2. Sudah jelaskan tidak ada kejujuran dan integritasnya. Bagaimana, ketika nanti masuk parlemen? Kemungkinan besar hanya mementingkan diri sendiri dan partainya, bukan rakyat.

Katanya ngaku partai anak muda, tetapi kelakuannya tidak beretika dan beradab. Secara tidak langsung membuat citra anak muda menjadi jelek, padahal tidak seperti itu. Kelakuan tidak beretika dan beradab cuma dilakukan Grace dkk serta Gibran itu sendiri.

Mau bicara apa pun, tetap tidak didengarkan pihak PSI. Sebab watak seseorang itu sulit diubah, apalagi memiliki kepribadian penjilat.  Ya, semoga saja masyarakat tidak termakan omongan manis Grace dkk dan dapat berpikir jernih.

Padahal ini baru berbicara salah satu alasan Guru Besar melakukan kritik terhadap pemerintahan Jokowi. Belum lagi persoalan politisasi bansos, cawe-cawe Presiden, pejabat diperbolehkan kampanye dan memihak, menabrak konstitusi, tindakan intimidasi, dan selainnya.

Apalagi kritik dan mencela berbeda. Mencela adalah tindakan menyalahkan apa pun yang dilakukan pemerintah tanpa dasar atau pertanggungjawaban. Sedangkan kritik, tindakan penilaian dari tindakan pemerintah yang dinilai melanggar konstitusi. Sudah seharusnya pemerintah memberikan perlindungan dan kebebasan berpendapat, bukan diintimidasi.(*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NTB NTT Menuju Swasembada Energi

    NTB NTT Menuju Swasembada Energi

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Melalui swasembada energi, kata GM PLN UIP Nusra, masyarakat NTB dan NTT dapat menikmati listrik andal tanpa kedip yang penting dalam menunjang aktivitas keseharian maupun industrial sebagai mesin penggerak roda perekonomian wilayah.   Mataram | General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Yasir, memaparkan swasembada energi menjadi arah pembangunan […]

  • Film Gundala Kembali Hadir Hanya di Aplikasi Vidio

    Film Gundala Kembali Hadir Hanya di Aplikasi Vidio

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Setelah sukses mengguncang bioskop Indonesia pada tahun 2019 dengan meraih total 1,6 juta penonton dan menjadi film terlaris ke-6, film ‘Gundala’ akan tayang kembali untuk menghibur masyarakat Indonesia eksklusif hanya di Vidio. Vidio sebagai aplikasi streaming yang berkomitmen untuk memberikan tayangan terbaik akan memanjakan kembali para pecinta film tanah air dengan […]

  • Sejarah Isra Mi’raj – Perjalanan Nabi Muhammad SAW

    Sejarah Isra Mi’raj – Perjalanan Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Kam, 11 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Isra Mikraj atau Isra Mi’raj (bahasa Arab: الإسراء والمعراج, translit. al-’Isrā’ wal-Mi‘rāj‎) adalah bagian kedua dari perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad ﷺ dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa inilah dia mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam. Beberapa penggambaran tentang kejadian ini dapat dilihat di surah ke-17 di Al-Qur’an, yaitu Surah Al-Isra. Menurut tradisi, […]

  • Gubernur VBL: “Pemerintah Norwegia Tertarik dengan Kopi NTT”

    Gubernur VBL: “Pemerintah Norwegia Tertarik dengan Kopi NTT”

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Oslo-Norwegia, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL)-Gubernur NTT saat mendampingi Duta Budaya NTT asal Sabu Raijua dalam Ajang Wonderful Indonesia yang dihelat oleh KBRI Oslo di Norwegia (28—30 Juni 2019); menyampaikan bakal terjalin kerja sama antara Norwegia dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/07/02/tarian-sabu-raijua-mendunia-bupati-sabu-norwegia-kenal-ntt/ Pernyataan tersebut disampaikannya saat jalinan komunikasi […]

  • Mengenal Cleistocactus Samaipatanus

    Mengenal Cleistocactus Samaipatanus

    • calendar_month Sel, 8 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Cleistocactus samaipatanus merupakan anggota suku Cactaceae (keluarga kaktus-kaktusan) yang memiliki kolumnar panjang dan sempit dengan duri mirip tusuk gigi emas pucat. Jika berkunjung ke Kebun Raya Bali, jangan lupa melihat kaktus ini secara langsung yaa! Cleistocactus samaipatanus tumbuh setinggi 1,5 m (4,9 kaki), memiliki banyak panjang, membentuk kelompok bercabang dari pangkal dengan beberapa batang tegak dengan […]

  • Kenaikan Tarif Transportasi Saat Pandemi di NTT Picu Inflasi 0,12 % pada Mei 2020

    Kenaikan Tarif Transportasi Saat Pandemi di NTT Picu Inflasi 0,12 % pada Mei 2020

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Laju inflasi pada Mei 2020 di Nusa Tenggara Timur sebesar 0,12 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 103,92, dipicu oleh adanya kenaikan indeks harga pada 8 dari 11 kelompok pengeluaran. Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks harga terbesar adalah kelompok transportasi yang naik sebesar 3,47 persen. Demikian penjelasan Kepala Badan […]

expand_less