Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » UMKM NTT Naik Kelas—Tantangan dan Solusi

UMKM NTT Naik Kelas—Tantangan dan Solusi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 17 Jul 2024
  • visibility 254
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Roni Banase

Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berperan sangat besar menyokong perekonomian Indonesia, dengan jumlahnya mencapai 99% dari keseluruhan unit usaha. Pada tahun 2023 pelaku usaha UMKM mencapai sekitar 66 juta. Kontribusi UMKM mencapai 61% dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia, setara Rp9.580 triliun.

Sementara jumlah UMKM di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 168.002 (data BPS [jumlah perusahaan industri mikro kecil tahun 2022]). Dari data ini, 6 (enam) besar kabupaten/kota dengan jumlah UMKM terbanyak yakni Sikka 31.209 UMKM, Flores Timur 16.155 UMKM, Sumba Barat Daya 15.461 UMKM, Malaka 11.115 UMKM, Timor Tengah Utara (TTU) 10.806 UMKM, Timor Tengah Selatan (TTS) 10.455 UMKM.

Dan, data dari Dinas Koperasi Provinsi Nusa Tenggara Timur menyebutkan dalam tahun 2023 terdapat 98.270 UMKM yang mana 60 persen merupakan UMKM pemula yang tersebar di 22 kabupaten/kota.

Dari sekian banyak pergulatan usaha mikro, kecil dan menengah menuju “UMKM Naik Kelas”, terdapat beberapa UMKM yang telah melewati fase UMKM Onboarding yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Proses transisi atau onboarding UMKM yang dilakukan BI NTT guna mendukung sektor pariwisata sebagai New Tourism Territory (NTT) dan dilakukan dalam tahapan seleksi atau kurasi oleh BI hingga mendapatkan UMKM potensial dan UMKM unggulan.

Kurasi yang dilakukan BI termanifestasi berpacunya UMKM menjajaki pasar potensial lingkup regional, nasional, dan internasional. Tak hanya itu, berkolaborasi dengan Kementerian Hukum dan HAM RI, para pelaku UMKM pun dibekali dengan pentingnya pemahaman dan perlindungan hukum berupa pendaftaran merek usaha hingga pemenuhan hak kekayaan intelektual (HAKI).

Proses estafet naik kelas UMKM NTT pun diejawantahkan dalam kancah pasar potensial pada “Panggung Karya Indonesia di Sarinah Plaza Jakarta”. Di sini para UMKM digembleng menjadi lebih baik dan didorong berkompetisi dan memperbaharui kualitas produk. Layaknya disampaikan oleh M.Yaser Khalex, Corporate Secretary Group Head Sarinah Indonesia, Prisiella Yessy Marketing Group Head dan Janevan Santino Wijaya Pjs Retail Management for Own Asset Division Head dalam sesi sharing bersama awak media diantaranya RRI, SKFM Radio, Media Indonesia, Net TV, ANTARA, Victory News, Berita lima, I News, Detik, Kompas, CNN, Pos Kupang, Timor Express, Teropong NTT, dan Portal Berita Garda Indonesia pada Senin sore, 15 Juli 2024 di Sarinah Plaza Jakarta.

Sarinah ingin mempersembahkan Warisan Nusantara (Wastra) terbaik Indonesia melalui produk, kreativitas, visi dan konsep. Sarinah yakin proses dibaliknya membutuhkan bantuan professional dan transparansi publik. UMKM dapat menghubungi Sarinah untuk mengajukan bisnisnya agar dapat dikurasi oleh tim Sarinah melalui pos elektronik atau e-mail, WhastApp, dan sosial media. Sarinah pun melakukan penilaian terhadap produk yang dikirimkan ke Sarinah kemudian memonitoring penjualan atau sales UMKM. Adapun komponen nilai kurasi yakni Nurturing Quality, Indonesia Spirit, Indonesian Owner, Indonesian Sourcing, Indonesia Process, Indonesian Name, Craftmanship, dan Cool Factor.

Kita patut berbangga, 2 (dua) UMKM asal NTT, Sanggar Doka Tawa Tama dan Jalur Tenun Sumba lolos kurasi Sarinah dan menempati areal lantai dasar (lantai 1). Mereka diberikan kesempatan selama 6 (enam) bulan (evaluasi setiap 3 tiga bulan) untuk men-display hingga menjual produk kepada para pengunjung lokal, regional dan internasional termasuk para duta besar hingga para tamu Negara Indonesia.

Begitu pula salah satu UMKM asal NTT, Du Anyam pun dibimbing atau di-scale up oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT menuju pasar ekspor. Du Anyam sendiri telah merengkuh pangsa pasar internasional seperti dipakainya produk ayaman dari daun lontar yang berestetika oleh panitia Olimpiade hingga menggapai beragam penghargaan. BI NTT pun menjemput bola dan berdiskusi dengan UMKM dan merupakan satu satunya lembaga yang membantu UMKM scalling up.

Tantangan UMKM NTT

UMKM NTT dinilai masih berusaha secara single fighter dan mengalami kesulitan mengakses fasilitas kredit atau pembiayaan dari perbankan. UMKM dituntut mengembangkan usaha berbasis komunitas dan menerapkan pola pemberdayaan masyarakat yang dapat memecut rantai pasok hingga ekonomi produktif.

Analisis Senior Deputi Direktur Pengembangan Inklusi OJK, Puji Iman Siagian dalam pemaparan pada Selasa, 16 Juli 2024 menyampaikan kendala pelaku UMKM mendapatkan pembiayaan dari Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yakni tingkat literasi yang rendah terhadap produk kredit/pembiayaan dari LJK, persyaratan kredit/pembiayaan yang sulit dipenuhi, kemapuan pengelolaan keuangan yang rendah diantaranya tidak melakukan pencatatan kegiatan usaha, keyakinan bahwa bunga/margin kredit/pembiayaan adalah haram, dan bunga kredit/pembiayaan yang relatif tinggi.

Solusi Menuju UMKM NTT Naik Kelas

Guna mendorong pelaku UMKM Naik Kelas, maka diperlukan poin kunci atau Key Points Take Away diantaranya berupa pembiayaan UMKM perlu difokuskan pada pembiayaan rantai produksi atau pasok,diperlukan upaya sinergi untuk usaha mikro dapat naik kelas menjadi usaha kecil dan usaha menengah, diperlukan SDM dan infrastruktur LJK yang adaptif terhadap model bisnis UMKM, diperlukan edukasi keuangan kepada UMKM dalam bentuk pendampingan.seminar, maupun bentuk edukasi keuangan lainnya,dan diperlukan sinergi berkelanjutan dari Pemerintah Daerah, OJK, Bank Indonesia dan stakeholders terkait melalui Forum TPKAD untuk dapat membawa UMKM Naik Kelas dan penngkatan produk domestik bruto (PDB) daerah.

Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) sebagai forum koordinasi antar instansi dan stakeholder terkait untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat sejahtera melalui penyaluran kredit/pembiayaan kepada UMKM di Provinsi NTT.

OJK mencatat penyaluran kredit/pembiayaan kepada UMKM di Provinsi NTT, sebanyak 715 debitur telah mengakses kredit/pembiayaan melawan rentenir (P/PMR). Kredit ini diberikan oleh Lembaga Jasa Keuangan formal kepada pelaku UMKM dengan proses cepat, mudah, dan berbiaya rendah untuk mengurangi ketergantungan atau pengaruh entitas kredit illegal.

UMKM patut didorong agar berorientasi pada market oriented atau berorientasi pasar dengan diversifikasi produk turunan. UMKM juga dipecut melakukan pencatatan keuangan secara digital seperti penggunaan aplikasi SIAPIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan) dari Bank Indonesia yang dapat diunduh pada link ini https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bi.siapikMobile .(*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Guru Tahun 2019, Pemda & DPRD Sumba Barat Daya Kunjungi SD

    Hari Guru Tahun 2019, Pemda & DPRD Sumba Barat Daya Kunjungi SD

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Tambolaka, Garda Indonesia | Momen Hari Guru Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) melakukan kunjungan bersama ke sejumlah Sekolah Dasar (SD) yang menjadi dampingan Program INOVASI di Kabupaten Sumba Barat Daya , pada Senin pagi, 25 November 2019. Wakil Bupati SBD Marthen Christian Taka, Tim INOVASI serta sejumlah perwakilan dari beberapa instansi lingkup […]

  • Sketsa Elektabilitas Parpol di Etalase Politik Nasional: Jakarta!

    Sketsa Elektabilitas Parpol di Etalase Politik Nasional: Jakarta!

    • calendar_month Sel, 9 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Ya, ini sekadar sketsa, gambar yang belum jadi, masih coretan awal, meraba-raba. Tapi bukannya tanpa dasar. Survei elektabilitas yang barusan dilakukan oleh Nusantara Strategic Network (NSN) cukup menarik. Surveinya spesifik di area Jakarta, dan metodenya tatap muka langsung dengan 400 responden. Biasanya berbagai lembaga survei akan melakukannya dengan metode sambungan telepon […]

  • Jokowi Libur Lebaran & Tinjau Lokasi KTT ASEAN di Labuan Bajo

    Jokowi Libur Lebaran & Tinjau Lokasi KTT ASEAN di Labuan Bajo

    • calendar_month Sen, 24 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Presiden Jokowi dan keluarga tiba di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada Sabtu petang, 22 April 2023. Selain menikmati libur Lebaran, kedatangan Presiden Jokowi untuk memantau persiapan KTT ASEAN yang bakal dihelat pada 9—11 Mei 2023. Presiden Jokowi mengatakan, kurang dari tiga minggu lagi, KTT ASEAN ke-42 dilaksanakan di Labuan […]

  • Tim Advokat Wartawan Sergap.id: Kami Temukan Penipuan Administrasi

    Tim Advokat Wartawan Sergap.id: Kami Temukan Penipuan Administrasi

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Setelah Tim kami teliti dan cermati alat- alat bukti surat yang disampaikan Termohon mulai dari T1 sampai T31, terlebih pemeriksaan terhadap saudara Aris, T17 itu ternyata ada indikasi dan terbukti ada pembohongan! Ada penipuan administrasi, mal-administrasi terjadi di sana!” demikian sibak Ketua Tim Advokat Wartawan Sergap.id Melkianus Conterius Seran, S.H. dalam […]

  • LAGI! PLN Cetak Kinerja Keuangan Terbaik Sepanjang Sejarah

    LAGI! PLN Cetak Kinerja Keuangan Terbaik Sepanjang Sejarah

    • calendar_month Kam, 4 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) kembali mencetak rekor kinerja keuangan terbaik sepanjang sejarah melalui capaian laba bersih tahun 2022 di tengah situasi pemulihan pascapandemi Covid-19, tekanan ekonomi global, dan fluktuasi nilai tukar rupiah. Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Darmawan Prasodjo, PLN berhasil melewati masa sulit yang saat itu diprediksi banyak korporasi tumbang. Transformasi […]

  • 24.35 Juta Anak Akses Internet; KemenPPPA Proteksi Dini

    24.35 Juta Anak Akses Internet; KemenPPPA Proteksi Dini

    • calendar_month Sel, 2 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Biak Barat-Papua,gardaindonesia.id–Survey Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) diketahui jumlah pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 143,26 juta. Dari jumlah tersebut, pengguna internet anak usia 13-18 tahun berjumlah 16,68% atau 24,35 juta anak yang mengakses internet di Indonesia. Sebagai upaya pencegahan dan proteksi dini terhadap pengaruh negatif internet bagi anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan […]

expand_less