Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Mematuhi Protokol Kesehatan di Tengah Pandemi Covid-19

Mematuhi Protokol Kesehatan di Tengah Pandemi Covid-19

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Edmario Da Cunha, Mahasiswa Semester VIII Fakultas Filsafat, Universitas Katolik Widya Mandira

Virus Corona telah menjadi bahan pemberitaan yang terus berulang-ulang disiarkan di seluruh penjuru negeri Indonesia, baik melalui media cetak maupun media elektronik. Bahkan Covid 19 ini sudah dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO dan menjadi masalah bersama yang harus segera ditanggulangi di seluruh dunia.

Hampir setiap hari di seluruh media massa disiarkan tentang maraknya perkembangan Covid 19 dan banyaknya korban yang berjatuhan akibat virus corona ini. Pemerintah tidak tinggal diam dalam melihat masyarakatnya menderita akibat penyakit ini, terbukti dengan terus gencarnya sosialisasi pembiasaan pola hidup bersih dan sehat, aturan terkait pelaksanaan Work From Home meliputi belajar dari rumah, dan beribadah di rumah, pengeluaran kebijakan pembatasan sosial berskala besar atau yang familiar kita kenal dengan istilah PSBB, sampai kepada solusi bantuan sosial tunai yang bersumber dari dana desa, dan lain sebagainya.

Kita harus mengakuinya bahwa segala aspek kehidupan mengalami gangguan akibat virus Corona. Dimulai dari yang kelihatan secara jelas yaitu aspek ekonomi. Pada bagian ini kita mengalami secara sadis perekonomian dunia mengalami masalah yang besar. Di Indonesia misalnya kita mendengar di sana dan sini pemutusan hubungan kerja dari perusahaan sehingga berdampak pada bertambahnya jumlah pengangguran di negara ini. Akibat dari pemutusan hubungan kerja ini banyak kepala keluarga yang mengalami masalah di mana terjadi penurunan kebutuhan keuangan dalam keluarga. Untuk memenuhi kebutuhan sandang pangan dan papan saja susah. Sedangkan kalau ditinjau dari sudut pandang sosial, imbas dari kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah kepada masyarakat, membentuk pola kehidupan yang baru yang mau tidak mau harus dijalani oleh masyarakat, yaitu kurangnya frekuensi tatap muka antar orang. Masyarakat Indonesia yang yang telah terkenal ramah dan suka berkerumun dalam jumlah banyak harus terbiasa dengan pola kehidupan ini. Untuk sementara, segala aktivitas rohani harus dilakukan di rumah.

Oleh karena itu, sebagai bagian dari masyarakat Indonesia kita sudah seharusnya mendukung segala kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah. Maksud dari segala kebijakan ini semata-mata untuk mencegah penularan virus Corona dan meminimalisir bertambahnya angka kasus infeksi. Protokol kesehatan tersebut meliputi menggunakan masker, rajin mencuci tangan, serta menghindari kerumunan. Hal ini bukanlah hal yang mudah sebab bukan merupakan suatu kebiasaan untuk kita semua, tetapi mau tidak mau kita harus melakukannya agar kita semua dapat terhindar dari virus ini. Bertambahnya kasus ini bukan hanya menjadi momen yang paling menyedihkan. Namun, juga untuk menjadi pengingat agar kita senantiasa menjalankan protokol kesehatan. Kita menjalankan segala protokal kesehatan semata-mata untuk melindungi kita dari penyebaran virus corona ini.

Sebagai mahasiswa semester 8 di Fakultas Filsafat UNWIRA Kupang, kami sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata atau yang familiar disebut KKN, biasanya dilakukan secara offline, di mana para mahasiswa harus terjun di tengah masyarakat. Tinggal dan merasakan kehidupan yang dialami masyarakat. Namun, KKN kali ini dilakukan secara berbeda. Kami harus melakukan secara online. Tetapi itu menjadi bagian dari partisipasi kami terhadap kebijakan kampus untuk meminimalisir penyebaran virus corona. Secara tidak langsung kami telah mematuhi kebijakan pemerintah, yang semata-mata untuk menghindari penyebaran virus corona.

Jadi, masyarakat diharapkan untuk tetap menjaga diri, kita mendukung segala kebijakan yang dicanangkan pemerintah demi mencapai suatu kehidupan yang baik, kehidupan yang bebas dari segala bentuk penyakit terutama terhindar dari virus Corona yang sedang melanda manusia modern. Mari kita mematuhi protokol kesehatan di tengah Pandemi Covid 19.(*)

Foto utama (*/koleksi pribadi)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • BJ Habibie Tutup Usia, IMO-Indonesia Ucap Belasungkawa

    BJ Habibie Tutup Usia, IMO-Indonesia Ucap Belasungkawa

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Rabu, 11 September 2019, Indonesia berduka dengan wafatnya Presiden RI ke-3, B.J. Habibie. Habibie meninggal di RSPAD Gatot Soebroto dalam usia 83 tahun. Dengan seketika, jagat raya ramai memperbincangkannya terlebih media sosial. Baik dari ucapan belasungkawa maupun doa untuk Tokoh Nasional yang dikenal mempunyai kecerdasan di atas rata-rata tersebut. Satu diantara […]

  • Demo Indonesia Darurat, Ribuan Massa Seruduk Gedung DPR RI

    Demo Indonesia Darurat, Ribuan Massa Seruduk Gedung DPR RI

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta | Massa dari berbagai elemen mengepung kawasan gedung MPR/ DPR RI pada Kamis, 22 Agustus 2024. Mereka menghelat aksi demo menolak pengesahan Revisi UU Pilkada oleh DPR RI. Aksi demo ini bagian dari gerakan ‘peringatan darurat Indonesia’ yang viral di media sosial usai DPR bermanuver mengabaikan putusan MK. Terpantau di platform media sosial X, […]

  • Ajak Sinergi BPOM, Gubernur VBL Dorong Riset Obat Faloak dan Izin Edar Sophia

    Ajak Sinergi BPOM, Gubernur VBL Dorong Riset Obat Faloak dan Izin Edar Sophia

    • calendar_month Kam, 18 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Saat menerima audiensi Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) NTT, Tamran Ismail, S.Si, MP di ruang kerja Gubernur, pada Rabu, 17 Maret 2021; Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengajak BPOM NTT bersinergi untuk memfasilitasi pengembangan riset Faloak  untuk menyembuhkan penyakit Hepatitis C dan Izin Edar Sophia di dalam negeri. […]

  • Pencapaian Spektakuler Bank NTT, Bukti Leadership Kuat

    Pencapaian Spektakuler Bank NTT, Bukti Leadership Kuat

    • calendar_month Jum, 27 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Dua tahun terakhir, Bank NTT yang adalah bank kebanggaan masyarakat NTT ini, selalu mendapat tempat yang spesial, serta berdiri satu deretan dengan bank-bank besar di tanah air. Penghargaan itu datang dari berbagai lembaga, di antaranya lembaga penerbitan yang fokus pada dunia perbankan, maupun kepercayaan dari Bank Indonesia (BI) untuk menjadi salah […]

  • Jelang 2024, Kepemimpinan Transformatif versus Transaksional

    Jelang 2024, Kepemimpinan Transformatif versus Transaksional

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Siapa bilang pemilu (pileg, pilpres dan pilkada) masih lama? Semuanya bakal diselenggarakan secara serentak di tahun 2024. Cuma dua tahun lagi. Tapi persiapan (administrasi plus lobi-lobi) sudah mulai dari kemarin-kemarin! Baliho bakal calon presiden sudah terpasang di mana-mana. Parpol-parpol sudah bergerilya siang-malam di kafe atau warung kopi (juga pagi-sore di restoran-restoran […]

  • Bangun Kembali ‘Ume Kbubu’, Dukung Observatorium Terbesar di Asia Tenggara

    Bangun Kembali ‘Ume Kbubu’, Dukung Observatorium Terbesar di Asia Tenggara

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Observatorium yang akan dibangun di Timau, Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal menjadi Observatorium terbesar se Asia Tenggara. Pembangunan tersebut akan didukung dengan pembangunan kembali ‘ume kbubu’ atau rumah bulat sebagai syarat utama sebuah observatorium yang tidak ada polusi cahaya. Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Daniel Daud […]

expand_less