Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemerintah Segera Distribusikan 105.000 Alat Pelindung Diri Covid-19

Pemerintah Segera Distribusikan 105.000 Alat Pelindung Diri Covid-19

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 23 Mar 2020
  • visibility 75
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan sebanyak 10.000 alat pelindung diri (APD) kepada sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 dan dinas kesehatan seluruh provinsi di Tanah Air.

“APD tersebut didistribusikan sejak Sabtu, 21 Maret hingga Minggu, 22 Maret 2020 pagi,” ucap Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi di Jakarta, pada Minggu, 22 Maret 2020 sore.

Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Covid-19 selanjutnya juga akan segera mendistribusikan 95.000 APD ke seluruh Indonesia demi pemenuhan kebutuhan sesuai skala prioritas. “Meski akan didistribusikan ke seluruh Indonesia, tentunya gugus tugas telah memiliki daftar skala prioritas daerah mana yang sangat membutuhkan,” ucap Oscar.

Petugas Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid-19 sedang mempersiapkan pengiriman APD

Lebih lanjut menurut Oscar, pendistribusian tersebut dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo pada Rapat Terbatas Mengenai Laporan Tim Gugus Tugas Covid-19 yang diselenggarakan pada Kamis, 19 Maret 2020. Dalam ratas tersebut, Presiden meminta perlindungan maksimal untuk para dokter, tenaga medis, dan jajaran yang berada di rumah sakit yang melayani pasien yang terinfeksi Covid-19.

“Pastikan ketersediaan alat pelindung diri (APD) karena mereka berada di garis terdepan sehingga petugas kesehatan harus terlindung dan tidak terpapar oleh Covid-19,” ujar Presiden dalam ratas tersebut.

Data sementara APD yang telah didistribusikan tahap pertama dengan jumlah 45.000 unit untuk DKI Jakarta sebanyak 35.000 unit, Bogor 5.000 unit, Banten 5.000 unit. Kemudian APD tahap berikutnya dengan jumlah 50.000 unit didistribusikan untuk Jawa Barat sebanyak 15.000 unit, Jawa Tengah sebanyak 10.000 unit, Jawa Timur sebanyak 10.000 unit, D.I.Yogyakarta sebanyak 1.000 unit, Bali sebanyak 4.000 unit dan untuk cadangan 10.000 unit.

Sementara itu pada esok hari, Senin 23 Maret 2020, Oscar mengatakan akan dilakukan penyerahan bantuan alat kesehatan hasil kerja sama antara Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan Pemerintah Republik Indonesia.

“Penyerahan tersebut akan dilakukan di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta,” tutup Oscar.(*)

Sumber berita dan foto (*/Agus Wibowo–Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • TJLS PLN! Warga Desa Nubahaeraka Lembata Dapat Air Bersih

    TJLS PLN! Warga Desa Nubahaeraka Lembata Dapat Air Bersih

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Tepat saat perayaan 80 tahun kemerdekaan Indonesia, sebanyak 119 kepala keluarga di Desa Nubahaeraka turut merayakan hadirnya akses air bersih yang telah lama dinantikan.   Lembata | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) berkomitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) berupa bantuan perbaikan dan […]

  • Penyedia Layanan Harus Responsif Gender dan Peka pada Korban Kekerasan

    Penyedia Layanan Harus Responsif Gender dan Peka pada Korban Kekerasan

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Salah satu isu yang belum terpecahkan dalam perlindungan terhadap perempuan dan anak adalah isu kekerasan dan disadari bahwa hingga saat ini masih banyak perempuan dan anak korban tindak kekerasan yang belum melapor di tempat pelayanan yang tersedia. Penyebabnya karena rasa takut, terancam keamanan, dan masih menganggap sebagai aib keluarga yang tidak […]

  • Sabu Raijua Bakal Lebih Terang, PLN Tambah Pembangkit Hibrid

    Sabu Raijua Bakal Lebih Terang, PLN Tambah Pembangkit Hibrid

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Tim PLN UIW NTT
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Loading

    Hingga saat ini, rasio elektrifikasi (RE) Provinsi NTT sudah 96,44 %. Data menunjukkan bahwa masih ada sekitar 3,58% atau setara dengan 49.534 rumah tangga yang belum menikmati listrik.   Sabu Raijua | Komitmen untuk melayani dan menerangi seluruh pelosok negeri diwujudkan nyata oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (PLN UIW NTT). […]

  • Tour de Entete 2025 Tuntas, PLN Sokong Listrik Hingga Etape Akhir

    Tour de Entete 2025 Tuntas, PLN Sokong Listrik Hingga Etape Akhir

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menyatakan bahwa PLN tak hanya menjadi sponsor terbesar kedua, tetapi juga mengerahkan seluruh kekuatan untuk mendukung kelancaran perhelatan Tour De Entente.   Labuan Bajo | Ajang balap sepeda internasional Tour de Entete 2025 yang melintasi tiga pulau besar di Nusa Tenggara Timur—Timor, Sumba, dan Flores—resmi berakhir di […]

  • Kunjungan Kedua di Rote, VBL Pastikan Masyarakat Tak Lapar & Harus Sehat

    Kunjungan Kedua di Rote, VBL Pastikan Masyarakat Tak Lapar & Harus Sehat

    • calendar_month Sab, 17 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Kembali melakukan kunjungan kerja kedua di Rote Ndao pasca-Badai Seroja, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) didampingi Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu memantau Pulau Ndao dan Nuse menggunakan Helikopter BNPB dari Bandar Udara D.C. Saudale Ba’a pada Jumat, 16 April 2021. Sejak terjadi Badai Seroja di Pulau Rote pada Minggu, […]

  • Dukcapil: Tak Ada Denda Terlambat Urus Dokumen Kependudukan

    Dukcapil: Tak Ada Denda Terlambat Urus Dokumen Kependudukan

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebagian masyarakat mungkin khawatir jika tidak segera mengurus dokumen kependudukan setelah terjadi peristiwa penting seperti perkawinan, kelahiran, perceraian dan kematian, bakal kena denda saat mengurus ke Dukcapil. Namun, Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh menegaskan tidak ada denda-denda itu. Hal ini ia sampaikan melalui akun tiktok @Zudanariffakrulloh pada Rabu, 9 November 2022; […]

expand_less