Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » SPK Olah Lahan Tidur 14 Hektar, Setahun Panen Tiga Kali

SPK Olah Lahan Tidur 14 Hektar, Setahun Panen Tiga Kali

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
  • visibility 92
  • comment 0 komentar

Loading

TTS | Calon Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Simon Petrus Kamlasi memberikan perhatian terhadap petani dalam program SIAGA Pertanian tidak hanya sekedar ‘omon-omon’ atau bualan belaka.

Pembuktian itu terjadi khususnya di Desa Kualin, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Di sana, SPK membuka lahan tidur seluas 14 Hektar untuk dikelola warga. Lahan itu kini menjadi lahan berkat bagi para petani jagung di Desa Kualin.

Melki Neno, petani yang mengelola lahan tersebut mengisahkan, pada tahun 2021, Simon Petrus Kamlasi menemui para petani dan memberi motivasi untuk menghidupkan kembali lahan tidur di desa mereka. Mendengar tawaran baik itu, warga pun bersepakat untuk bekerja. Tanpa menunggu lama lahan seluas 14 Hektar dibersihkan.

“Kami tangkap peluang dan langsung kerja,” tutur Melki, Jumat, 25 Oktober 2024.

Usai proses panjang, lanjut Melki, pada tahun 2022 kelompok tani binaan Simon Petrus Kamlasi ini melakukan panen perdana. “Pada panen tahun pertama kami berhasil mendapatkan 16 ton jagung,” ungkapnya.

Senada, salah seorang anggota kelompok tani yang lain menambahkan bahwa lahan tersebut kini telah menjadi berkat bagi petani mereka.

“Berkat motivasi dari Bapak Simon, kami akhirnya bisa panen jagung dalam jumlah yang lebih dari cukup,” ungkap petani tersebut.

Kini, anggota kelompok tani di Desa Kualin bisa memanen kurang lebih 20 hingga 21 ton, dan setahun bisa panen sampai tiga kali.

Di tempat yang sama, Simon Petrus Kamlasi mengatakan, apa yang ia lakukan ini hanya ingin menunjukkan bahwa Provinsi NTT bisa maju dengan mengembangkan bidang pertanian.

“Lahan seluas 14 Ha ini adalah contoh konkret hal positif yang telah kita lakukan  Saya tidak perlu banyak bicara, biar alam dan rakyat yang menilai,” kata ujarnya.

Lahan tersebut, terang SPK, hanya dialiri oleh satu pipa yang dirancang dengan tangannya sendiri. Ke depan, jika terpilih menjadi gubernur NTT, SPK berencana membuka lahan pertanian dan perkebunan dengan sistem irigasi tetes.

SPK pun menegaskan bahwa untuk mendapatkan anggaran dari pusat bukan hanya dengan meminta-minta tapi juga harus menunjukkan kualitas dan kesiapan dari daerah sehingga  pemerintah pusat tidak ragu saat  menggelontorkan anggaran.

“Kita juga jangan hanya mendapatkan anggaran lewat minta saja, tapi daerah juga harus menunjukkan kualitas dan kesiapan kerja dari daerah itu,” tegasnya.(*)

Sumber (*/tim media SIAGA)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kopi Colol dan Kunjungan Gubernur NTT di Manggarai

    Kopi Colol dan Kunjungan Gubernur NTT di Manggarai

    • calendar_month Ming, 23 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Colol, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan kunjungan kerja bersama rombongan di Pulau Flores yakni, di Kabupaten Manggarai Barat, mengikuti Malam Anugerah Pesona Indonesia (API) Awards 2020, selanjutnya menuju ke Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo dan bakal berakhir di Ende. Dirrilis dari Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Gubernur VBL dan rombongan […]

  • Garuda Indonesia Lunglai, Yenny Wahid & Peter Gontha Terbang Ke Mana?

    Garuda Indonesia Lunglai, Yenny Wahid & Peter Gontha Terbang Ke Mana?

    • calendar_month Sab, 28 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Yenny Wahid sudah mundur dahulu, akhirnya dalam RUPS Garuda Indonesia tanggal 13 Agustus 2021 yang baru lalu Peter F. Gontha pun tidak lagi tercatat sebagai komisaris. Ada apa? Kondisi keuangan GIAA memang sedang parah, menyusul kondisi operasionalnya yang memang buruk. Menilik laporan keuangan yang diunggah di laman resmi Garuda Indonesia terlihat […]

  • Pemda TTU Sedia 2000 Beasiswa Kuliah Gratis di STIKes Nusantara

    Pemda TTU Sedia 2000 Beasiswa Kuliah Gratis di STIKes Nusantara

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Nota kesepahaman ditandatangani Bupati Falen Kebo bersama Ketua STIKES Nusantara Kupang, Albert Yunander Tulle, S.Kep., M.M., dan menjadi komitmen bersama membuka akses pendidikan tinggi gratis bagi para pemuda dan pemudi TTU.   Kefa | Terobosan besar digagas Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, dalam upayanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayahnya. […]

  • FINAL! Fahrensy Funay Penjabat Wali Kota Kupang Ganti Goerge Hadjoh

    FINAL! Fahrensy Funay Penjabat Wali Kota Kupang Ganti Goerge Hadjoh

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 1Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | George Melkianus Hadjo bakal mengakhiri tugasnya sebagai Penjabat Wali Kota Kupang pada tanggal 21 Agustus 2023 pukul 00.00 WITA dan Menteri Dalam Negeri telah menetapkan Penjabat Wali Kota Kupang pengganti George Hadjoh. Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang penetapan Penjabat Wali Kota Kupang telah diterima Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). […]

  • Kesan Teman Imamat Mgr. Roni Pakaenoni Uskup Agung Kupang

    Kesan Teman Imamat Mgr. Roni Pakaenoni Uskup Agung Kupang

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Monsegneur (Mgr. baca monsinyur, red) Hironimus Pakaenoni atau kerap akrab disapa Romo Roni Pakaenoni, putra Timor Tengah Utara (TTU) kelahiran Noemuti, 14 April 1969, telah dipilih oleh Sri Paus Fransiskus sebagai Uskup Agung Kupang menggantikan Mgr. Petrus Turang. Adapun Monsinyur (bahasa Itali: monsignor) merupakan suatu predikat atau sebutan kehormatan bagi kaum klerus Gereja Katolik yang telah memperoleh gelar […]

  • Bantuan Modal Kerja bagi Pelaku Usaha Mikro & Kecil Terdampak Pandemi

    Bantuan Modal Kerja bagi Pelaku Usaha Mikro & Kecil Terdampak Pandemi

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan saja, tapi juga memengaruhi sektor perekonomian. Tak sedikit yang mengalami kesulitan karena pandemi ini, mulai dari sektor usaha besar, hingga yang paling kecil sekalipun. Oleh karena itu, dalam rangka meringankan beban bagi sektor usaha terdampak, khususnya usaha mikro dan kecil, pemerintah memulai untuk […]

expand_less