Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » SPK Olah Lahan Tidur 14 Hektar, Setahun Panen Tiga Kali

SPK Olah Lahan Tidur 14 Hektar, Setahun Panen Tiga Kali

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
  • visibility 150
  • comment 0 komentar

Loading

TTS | Calon Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Simon Petrus Kamlasi memberikan perhatian terhadap petani dalam program SIAGA Pertanian tidak hanya sekedar ‘omon-omon’ atau bualan belaka.

Pembuktian itu terjadi khususnya di Desa Kualin, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Di sana, SPK membuka lahan tidur seluas 14 Hektar untuk dikelola warga. Lahan itu kini menjadi lahan berkat bagi para petani jagung di Desa Kualin.

Melki Neno, petani yang mengelola lahan tersebut mengisahkan, pada tahun 2021, Simon Petrus Kamlasi menemui para petani dan memberi motivasi untuk menghidupkan kembali lahan tidur di desa mereka. Mendengar tawaran baik itu, warga pun bersepakat untuk bekerja. Tanpa menunggu lama lahan seluas 14 Hektar dibersihkan.

“Kami tangkap peluang dan langsung kerja,” tutur Melki, Jumat, 25 Oktober 2024.

Usai proses panjang, lanjut Melki, pada tahun 2022 kelompok tani binaan Simon Petrus Kamlasi ini melakukan panen perdana. “Pada panen tahun pertama kami berhasil mendapatkan 16 ton jagung,” ungkapnya.

Senada, salah seorang anggota kelompok tani yang lain menambahkan bahwa lahan tersebut kini telah menjadi berkat bagi petani mereka.

“Berkat motivasi dari Bapak Simon, kami akhirnya bisa panen jagung dalam jumlah yang lebih dari cukup,” ungkap petani tersebut.

Kini, anggota kelompok tani di Desa Kualin bisa memanen kurang lebih 20 hingga 21 ton, dan setahun bisa panen sampai tiga kali.

Di tempat yang sama, Simon Petrus Kamlasi mengatakan, apa yang ia lakukan ini hanya ingin menunjukkan bahwa Provinsi NTT bisa maju dengan mengembangkan bidang pertanian.

“Lahan seluas 14 Ha ini adalah contoh konkret hal positif yang telah kita lakukan  Saya tidak perlu banyak bicara, biar alam dan rakyat yang menilai,” kata ujarnya.

Lahan tersebut, terang SPK, hanya dialiri oleh satu pipa yang dirancang dengan tangannya sendiri. Ke depan, jika terpilih menjadi gubernur NTT, SPK berencana membuka lahan pertanian dan perkebunan dengan sistem irigasi tetes.

SPK pun menegaskan bahwa untuk mendapatkan anggaran dari pusat bukan hanya dengan meminta-minta tapi juga harus menunjukkan kualitas dan kesiapan dari daerah sehingga  pemerintah pusat tidak ragu saat  menggelontorkan anggaran.

“Kita juga jangan hanya mendapatkan anggaran lewat minta saja, tapi daerah juga harus menunjukkan kualitas dan kesiapan kerja dari daerah itu,” tegasnya.(*)

Sumber (*/tim media SIAGA)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kumham NTT Harmonisasi Empat Ranperda Sumba Barat Daya

    Kumham NTT Harmonisasi Empat Ranperda Sumba Barat Daya

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba Barat Daya, Garda Indonesia |  Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone memenuhi undangan Pemda Sumba Barat Daya (SBD) guna menata 4 (empat) regulasi (harmonisasi Ranperda), ditandai pertemuan Kakanwil bersama Tim Perancang Peraturan Perundang-undangan dengan Bupati SBD, Kornelius Kodi Mete di ruang kerjanya, pada Kamis, 30 September 2021. Kakanwil Merci Jone (sapaan akrabnya, red) juga […]

  • Sambut Hari Bhakti Adyaksa ke–61, Kejari Atambua Helat Aksi Sosial

    Sambut Hari Bhakti Adyaksa ke–61, Kejari Atambua Helat Aksi Sosial

    • calendar_month Kam, 15 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Menyambut Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke–61 pada 22 Juli 2021, Kejaksaan Negeri Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat aksi sosial vaksinasi massal bagi warga masyarakat Kelurahan Fatukbot (Kecamatan Atambua Selatan) di Kompleks Kejaksaan Negeri Atambua pada Kamis, 15 Juli 2021. Demikian, diutarakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Atambua, Alfons […]

  • Diduga, Seorang Anak di Belu Gelapkan Sertifikat Tanah Warisan Ayahnya

    Diduga, Seorang Anak di Belu Gelapkan Sertifikat Tanah Warisan Ayahnya

    • calendar_month Sen, 24 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Seorang anak kandung atas nama Santy Taolin bersengketa dengan ibu kandungnya sendiri Kristina Lasakar. Pasalnya, harta warisan berupa sertifikat sebidang tanah atas nama ayah kandungnya, alm. Dominggus Taolin yang terletak di Jalan W. J. Lalamentik, Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga telah digelapkan Santy […]

  • Tiga Agenda Besar Pencegahan Korupsi di Indonesia

    Tiga Agenda Besar Pencegahan Korupsi di Indonesia

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menyampaikan tiga agenda besar yang harus diwujudkan dalam aksi pencegahan korupsi di Indonesia. Ketiga agenda tersebut ialah pembenahan regulasi nasional, reformasi birokrasi, dan peningkatan kampanye literasi antikorupsi di tengah masyarakat. Saat memberikan sambutan dalam acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, […]

  • Krisis Izin

    Krisis Izin

    • calendar_month Ming, 16 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Dahlan Iskan Seandainya rakyat boleh bertepuk tangan, rasanya Presiden Jokowi langsung mendapat standing ovation: berani mencabut secara massal izin tambang di seluruh Indonesia. Jumlahnya sampai 2.078 izin. Ada tambang batu bara, lebih banyak lagi tambang mineral lainnya. Rasanya belum pernah ada seorang pun presiden republik ini yang seberani itu. Sampai ada yang menilai […]

  • Hanya di Kota Kupang, Lomba Tutur Adat Anak Pakai Bahasa Inggris

    Hanya di Kota Kupang, Lomba Tutur Adat Anak Pakai Bahasa Inggris

    • calendar_month Sen, 19 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Tutur adat yang dilakukan orang Timor (suku yang mendiami pulau Timor, red) memiliki arti sejarah, yang mana dilakukan pada acara atau ritus tradisional, seperti upacara perkawinan, penerimaan tamu dan upacara adat lainnya. Tutur adat atau Natoni dilakukan dengan cara berpidato atau juga saling menjawab yang dilakukan oleh beberapa orang. Penggunaan […]

expand_less