Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Agus Taolin : Kita Bicara Program Saja, Jangan Saling Menjelekkan

Agus Taolin : Kita Bicara Program Saja, Jangan Saling Menjelekkan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 7 Nov 2020
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Jangan saling menjelekkan satu sama lain dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Belu 2020, melainkan berbicara tentang program saja. Hal ini disampaikan Calon Bupati Belu Paket SEHATI periode 2021—2025, Agustinus Taolin ketika berkampanye di Dusun Weberliku, Desa Tukuneno, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 6 November 2020.

“Paket SEHATI hanya menawarkan 5 program prioritas. Kita sesuaikan dengan kemampuan kita. Jangan, terlalu banyak program sampai kita sendiri tidak mampu melaksanakan,” ungkap Agus Taolin.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/11/06/sipri-temu-pemimpin-5-tahun-lalu-tak-tepati-janji-kita-berhak-ganti-baru/

Pilih pemimpin itu, jelas Agus Taolin, ada dua syarat saja. Yang pertama, ada kemampuan dan, yang kedua ada hati. Ada kemampuan tanpa hati, tentu sulit mendengarkan. Sebaliknya, ada hati tanpa kemampuan pun sama sulitnya. Tanggal 9 Desember (2020) juga ada dua syarat, kasih kekuatan dan dukungan dengan mencoblos nomor 2, paket SEHATI, Agus Taolin – Alo Haleserens.

“Kita butuh dukungan enam puluh ribu sampai tujuh puluh ribu suara untuk bisa lolos Bupati dan Wakil Bupati Belu. Mari kita saling mengajak sebanyak – banyaknya untuk coblos nomor 2, Paket SEHATI,” pinta dokter spesialis penyakit dalam itu.

Masyarakat Belu, lanjut dokter Agus Taolin, memiliki hak sepenuhnya untuk menagih janji kepada Bupati/ Wakil Bupati terpilih. Apa yang dijanjikan, wajib dilaksanakan. Jangan sampai hari ini bicara A besok buat B. Hari ini janji A besok bolak – balik. Pemimpin terpilih wajib menjalankan semua program yang dijanjikan.

Agus Taolin saat berkampanye di Dusun Weberliku, Desa Tukuneno, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 6 November 2020.

Karena itu, urai Agus Taolin, Paket SEHATI menawarkan 5 program unggulan :

Pertama, Berobat GRATIS pakai KTP dan Kartu Keluarga. Semua biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Pemerintah yang memikul semua kesusahan masyarakat (Ukun rai mak natiu nola renu niakan susar bot ne’e). Aturan ada? Aturan ada! Mereka bilang ada surat edaran menteri? Karena, mereka jalankan asuransi dua macam. Jamkesda ada asuransi kartunya sendiri, BPJS ada kartu sendiri. Pemerintah wajib simpan uang untuk lihat masyarakat yang sakit. Uang dari mana? Dari anggaran pemerintah. Anggaran pemerintah daerah Belu ada 1 triliun lebih. Untuk kesehatan hanya butuh 25 miliar sampai 28 miliar. Uang ada untuk kesehatan. Undang – undang ada untuk mengatur soal kesehatan masyarakat Belu. Orang yang urus ada, rumah sakit ada, uang untuk membeli obat juga ada. Setiap kali berobat cukup bawa KTP dan Kartu Keluarga Belu. Seluruh warga Belu cukup bawa dan tunjukkan KTP dan Kartu Keluarga Belu. Yang sudah ada BPJS, tetap pakai BPJS GRATIS. Yang pakai Kartu KIS juga, dipastikan untuk semua masyarakat Belu GRATIS. Uang dari mana? Maek Bako, Kepiting Bakau kita berhenti dulu, untuk kita perhatikan orang sakit.

“Prioritas program, prioritas anggaran. Jadi, aturan ada, rumah sakit ada, beli obat juga pemerintah tanggung, harus dijalankan. Kita buat kerja sama dengan rumah sakit pemerintah, Rumah Sakit di Kupang, Soe (T.T.S) dan Kefa (T.T.U). Contohnya sudah ada, Pemerintah Kabupaten Malaka kerja sama dengan Rumah Sakit Atambua. Pemerintah Belu tidak bisa? Kok kenapa ada kerja sama dengan Malaka? Kita pergi di Rumah Sakit Umum, tanya kamu dari mana? Dari Malaka. Bayarkah tidak? Tidak bayar. Wah, saya bagaimana? Hidup di Belu kok berobat pakai bayar? Ini, kami punya rumah sakit, kami bayar setengah mati, kamu datang tidur gratis? Kami tidak tahu, karena kami punya bupati yang buat itu. Jadi, setelah kami terpilih, kasih kesempatan untuk kami susun anggaran secara baik baru kita mulai berobat secara GRATIS!,” urai tegas Agus Taolin.

Kedua, Pendidikan. Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi anak sekolah dan Pegawai Negeri Sipil yang berprestasi. Sekarang ini, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) milik Menteri Pertahanan sudah ada di Belu. “Bukan kita punya. Itu program dari pusat. Sekolah itu akan terima 450 siswa untuk pertanian dan peternakan. Anggaran dari menteri pertahanan dan keamanan”, kata Agus Taolin.

Ketiga, Pertanian. Pengolahan lahan GRATIS, penyediaan bibit dan pupuk subsidi, aktivasi perusahaan daerah untuk membeli hasil pertanian masyarakat dengan jaminan harga stabil.

Keempat, Peternakan. Mengembalikan kejayaan sapi Timor di Belu, piara ikan, ayam, kambing, dan babi. Insentif para pendamping juga dimaksimalkan demi kesejahteraan para pekerja. “Jangan hanya mau perintah orang tapi orang mau makan minum saja setengah mati,” papar Agus Taolin.

Kelima, Reformasi Birokrasi. Penempatan tenaga sesuai dengan kompetensi. “Perbaiki pipa di Atambua, harus pilih orang yang jelas. Minta maaf, Jangan, orang sekolah agama suruh urus air. Jadi, pilih orang yang punya kompetensi. Cari sumber air, perbaiki sumber, penghijauan sumber, bangun embung, optimalisasi jaringan perpipaan. Tetapi, kalau sampai tidak bisa, kita drop air untuk seluruh masyarakat secara merata,” tutur Agus Taolin.

Penulis + foto: (*/Herminus Halek)
Editor: (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gonjang Ganjing Politik Dinasti ala Jokowi

    Gonjang Ganjing Politik Dinasti ala Jokowi

    • calendar_month Sen, 23 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 1Komentar

    Loading

    Oleh : Bang Han Ramai di semua pemberitaan media sosial, baik di Twitter, facebook , Tik Tok , bahkan di grup-grup WhatsApp, politik dinasti ala Jokowi. Apa iya Jokowi serendah dan segoblok itu? Sebagai orang Solo yang kental dengan unggah ungguh, apa iya Jokowi dan keluarga sudah melalaikan adab dan etika? Pernahkah kita mikir, ada […]

  • Lion Air & Wings Air : Fasilitas Bagasi Ekstra Efektif per 8 Januari

    Lion Air & Wings Air : Fasilitas Bagasi Ekstra Efektif per 8 Januari

    • calendar_month Sab, 5 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Lion Air (kode penerbangan JT) dan Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group menyampaikan informasi terbaru terkait dengan kebijakan bagasi tercatat dan barang bawaan untuk layanan penerbangan domestik dan memberlakukan ketentuan baru tentang bagasi dengan menawarkan setiap pelanggan melalui fasilitas pembelian bagasi ekstra (Pre-Paid Baggage). Communications Strategic of Lion […]

  • Maluku Juara Umum Pesparani Nasional Tahun 2022

    Maluku Juara Umum Pesparani Nasional Tahun 2022

    • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kontingen Provinsi Maluku berhasil meraih Juara Umum pada Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II Tingkat Nasional Tahun 2022 yang dihelat di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pencapaian Maluku tersebut atas penilaian dewan juri yang diumumkan pada closing ceremony di Stadion Oepoi Kupang pada Senin sore, 31 Oktober 2022. […]

  • 70.802 Warga Belum Rekam KTP-El; Dispendukcapil Jemput Bola

    70.802 Warga Belum Rekam KTP-El; Dispendukcapil Jemput Bola

    • calendar_month Sel, 30 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang,gardaindonesia.id | 21,73% warga Kota Kupang atau sekitar 70.802 warga belum melakukan perekaman KTP Elektronik (KTP-El) dari total 325.826 warga Kota Kupang yang telah berhak memperoleh KTP, sedangkan 255.024 jiwa (78,27%) telah melaksanakan perekaman KTP-El. Kadis Dispendukcapil Kota Kupang, David Mangi melalui Kabid PIAK (Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan), Angela Tamo Inya,S.IP. kepada media ini […]

  • Plan International Dukung Kompetisi Olahraga Siswa Nasional di Aesesa

    Plan International Dukung Kompetisi Olahraga Siswa Nasional di Aesesa

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Loading

    Nagekeo, Garda Indonesia | KOSN (Kompetisi Olahraga Siswa Nasional) Sekolah Dasar Tahun 2020 menggantikan O2SN yang sudah 1 dasawarsa. Pada Selasa, 18 Februari 2020 dilaksanakan pembukaan kegiatan KOSN di SDI Marapokot Desa Marapokot Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dilaksanakan selama 4 hari (18—21 Februari 2020), KOSN Tahun 2020 diikuti oleh 7 […]

  • ‘Swab PCR Test’ Perdana di NTT, 1 Positif Covid-19 dari Klaster Sukabumi

    ‘Swab PCR Test’ Perdana di NTT, 1 Positif Covid-19 dari Klaster Sukabumi

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Hasil Swab PCR Test terhadap 24 sampel yang dilakukan oleh Laboratorium RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang pada Kamis, 7 Mei 2020 akhirnya membuahkan hasil dengan terkonfirmasi 1 (satu) pasien Positif Covid-19 dari klaster Sukabumi, sehingga total kasus di Provinsi NTT menjadi 13 kasus yakni 1 sembuh, 2 klaster gowa, […]

expand_less