Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Koperasi Projamin Belu Demo Olah Lahan Kering Pertanian di Kakuluk Mesak

Koperasi Projamin Belu Demo Olah Lahan Kering Pertanian di Kakuluk Mesak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 20 Mei 2021
  • visibility 43
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Koperasi Profesional Jaringan Mitra Negara (Projakop) Mitra Sejahtera Belu bekerja sama dengan STM Nenuk menghelat demo pengolahan lahan kering pertanian di Dusun Rotiklot, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu 19 Mei 2021.

General Manager, Jhonny Kilai mengungkapkan, koperasi ini bertujuan memajukan kegiatan perekonomian para anggota dengan memanfaatkan lahan tidur. Gerakan hijau yang merupakan visi misi koperasi harus dimaksimalkan hingga petani menikmati hasil yang sangat memuaskan. “Target kita merekrut anggota sebanyak – banyaknya, menggarap lahan tidur di sekitar Bendungan Rotiklot, membersihkan lahan, lalu menanam kembali tanaman yang ada nilai ekonomisnya”, ujarnya.

Projakop yang bergerak di bidang multi usaha tersebut, lanjut Kilai, akan melibatkan pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Pertanian dan Perkebunan dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat petani.

Selain itu, sambung Jhonny Kilai, Projakop telah menjalin sinergisitas dengan sekolah kejuruan STM Nenuk guna  memodifikasi alat–alat pertanian biasa menjadi lebih tepat guna. Diharapkan, ke depan siswa – siswi STM bisa menjadi perakit andal alat pertanian tepat guna sekaligus menjadi petani–petani sukses milenial.

Pada kesempatan itu, Pater Lukas Uran, SVD mengatakan, kehadiran Projakop di wilayah Belu dengan melibatkan siswa – siswi STM Nenuk adalah sesuatu yang sangat berharga, di mana para pelajar sekolah kejuruan teknik mesin dan bangunan, diberi kesempatan mendapatkan pengalaman belajar tambahan. Para pelajar terlibat langsung dalam kegiatan tersebut guna melihat dari dekat cara menggunakan traktor dalam pengolahan lahan pertanian dengan teknologi tepat guna. Para pelajar juga belajar langsung di lapangan dan bisa menerapkannya di masa–masa yang akan datang.

“Terima kasih kepada Projakop yang sudah mau bekerja sama dengan STM Nenuk. Visi misinya pun sudah dipaparkan tim projakop di sekolah beberapa waktu lalu. MoU vokasi selama 4 (empat) tahun ini merupakan kesempatan bagi anak–anak STM Nenuk untuk belajar sesuatu yang baik dan bisa mengaplikasikan ketika sudah tamat sekolah sesuai tuntutan zaman,” ucap Pater Lukas.

Anggota DPRD Belu fraksi Golkar, Benediktus Hale menyambut baik kehadiran Projakop sebagai hal yang positif dan luar biasa. Lahan tidur di wilayah asalnya itu, menurut Bene Hale, sangat banyak dan karena itu perlu dihidupkan dan dimanfaatkan secara maksimal bersama Projakop.

Anggota DPRD Belu, Benediktus Hale (topi hitam kanan)sedang memantau persiapan demo pengolahan lahan kering

“Terima kasih atas kehadiran Projakop, semoga semuanya bisa berjalan dengan baik. Kami yang sudah menjadi anggota, akan berupaya menyebarkan informasi ini kepada semua orang sekaligus mengajak untuk bergabung,” ungkap Bene Hale yang juga merupakan Dewan Pakar Projakop Kabupaten Belu.

Dikatakannya, semua traktor tangan milik masyarakat Rotiklot akan dimodifikasi di STM Nenuk untuk memenuhi syarat teknologi tepat guna. Program projakop kelihatan sederhana tetapi sangat mengena dengan kebutuhan dasar pertanian masyarakat. “Sebagai anggota dewan, saya siap mengawal program ini sesuai kewenangan yang ada. Kami bersama masyarakat siap untuk sukseskan program Projakop di wilayah Dusun Rotiklot,” tandas anggota DPRD dua periode asal Dapil II.

Ketua Kelompok Tani Putri Manu Siri, Pius Mau menambahkan, Bendungan Rotiklot yang terletak di wilayah Dusun Rotiklot itu, manfaatnya tidak dirasakan sama sekali oleh warga sekitar. Air dialirkan ke lahan persawahan melewati perkampungan, sementara lahan kering di sekitarnya tidak. “Terima kasih, kami siap jalankan program ini. Semoga dengan adanya Projakop di wilayah ini bisa membantu kami dalam mengolah lahan tidur,” papar Pius Mau.

Dilansir dari Nusapagi.com, Koperasi Projakop adalah koperasi yang dikelola secara profesional dan mandiri oleh Organisasi Perkumpulan Pro Joko Widodo Ma’ruf Amin (Projamin) untuk menghidupkan kegiatan perekonomian anggota yang bergerak di bidang multi usaha, yang meliputi simpan pinjam, perkebunan, pertanian, peternakan, tambak, perdagangan komoditi lokal, usaha pengembang perumahan (real estate) atau developer , pertambangan, usaha trasportasi, usaha IT dan telekomunikasi, usaha alat kesehatan, alat peraga pendidikan, dan usaha – usaha lainnya.

Tujuannya:

  • Menjadi pelopor Koperasi Produsen di Seluruh Indonesia dengan Networking Projamin dari tingkat DPP sampai PR dan 2 Sayap Organisasi BALNAS PROJAMIN dan Garuda Muda Projamin (GMP);
  • Menggarap lahan tidur menjadi lahan produktif di lahan – lahan  negara yang belum terpakai dengan pola HGU, pinjam pakai, membuka unit – unit sekolah kejuruan dan bermitra dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
  • Membuka lapangan kerja baru sesuai dengan usaha yang sedang dijalankan sebagai penggiat Koperasi Projakop;
  • Menyejahterakan anggota dengan memberikan pinjaman modal usaha yang saling menguntungkan sehingga dapat membesarkan organisasi Projamin dan Koperasi Projakop.

Layanan / Bisnis Koperasi antara lain : Agrobisnis, Perkebunan, Pertanian, Peternakan, Perikanan, Tambak Udang, Pertambangan, Perdagangan kecil dan besar Komoditi ekspor, Perdagangan Komoditi Lokal.

Gerakan Hijau, (contoh di Provinsi NTT) yakni Penanaman 100 pohon Sengon Laut/ Jabon per anggota. Potensi pendapatan anggota dari penjualan pohon berumur 4 (empat) tahun mencapai ratusan juta rupiah.

Untuk daerah lain akan disesuaikan dengan pohon apa yang bisa tumbuh dan nilai jual pohon tersebut berharga tinggi dan menguntungkan anggota Koperasi Projakop. Skema bagi hasilnya akan dituangkan dalam Pedoman Rumah Tangga Projakop. (*)

Penulis + foto: (*/ Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Listrik Menerangi 378 KK di Desa Tuapakas dan Desa Oemaman Kabupaten TTS

    Listrik Menerangi 378 KK di Desa Tuapakas dan Desa Oemaman Kabupaten TTS

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Kualin-T.T.S, Garda Indonesia | Sebanyak 378 Kepala Keluarga (KK) merasakan manfaat listrik yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus merasakan listrik gratis selama April—Juni 2020 di Desa Tuapakas dan Desa Oemaman, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara (NTT) Peresmian Listrik Gratis selama tiga bulan ditandai dengan menyalakan perdana listrik di Rumah Ibadah […]

  • Inisiasi Presiden Prabowo, Hanya 5 Bulan Hadir 100 Sekolah Rakyat

    Inisiasi Presiden Prabowo, Hanya 5 Bulan Hadir 100 Sekolah Rakyat

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Loading

    Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi besar kepada guru dan kepala sekolah dalam acara retret yang dihelat Jumat, 22 Agustus 2025 di JIExpo Kemayoran. Turut hadir lebih dari 2.000 guru dan 154 kepala sekolah.   Jakarta | Program Sekolah Rakyat adalah inisiatif langsung Presiden Prabowo Subianto—dirancang sebagai sekolah asrama, dari SD hingga SMA, dan ditujukan untuk anak-anak […]

  • Aksi Heroik Petugas PLN Tantang Maut Agar Listrik Tetap Menyala

    Aksi Heroik Petugas PLN Tantang Maut Agar Listrik Tetap Menyala

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Para petugas harus memanjat dan merayap di atas kabel, puluhan meter di atas permukaan tanah. Mereka bergerak dengan penuh kehati-hatian, di tengah tiupan angin yang bisa mengoyak keseimbangan.   Kupang | Angin kencang di Pulau Timor memang menjadi momen menyenangkan untuk menerbangkan layang-layang. Namun, di balik kegembiraan itu, tersimpan risiko serius yang mengancam pasokan listrik […]

  • Tim Bank NTT vs Rivi Sport Bakal Berduel di Final ‘Open Tournament Volly JPO’

    Tim Bank NTT vs Rivi Sport Bakal Berduel di Final ‘Open Tournament Volly JPO’

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Semi Final Open Tournament Volly Cup IV Pemuda Lingkungan X Jemaat Pniel Oebobo (JPO) mempertemukan tim tangguh Teratai melawan juara bertahan tim Bank NTT pada partai perdana, Jumat 1 November 2019. Pertandingan yang berlangsung di lapangan Volly lingkungan x JPO, tim teratai memimpin pada set pertama. Bank NTT tidak mau menyerah […]

  • Bank NTT Siap Dana 300 Miliar Untuk 30 Ribu Hektar Lahan di Nagekeo

    Bank NTT Siap Dana 300 Miliar Untuk 30 Ribu Hektar Lahan di Nagekeo

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Mbay, Garda Indonesia | Guna mendukung penuh Program TJPS (Tanam Jagung Panen Sapi) Pemda NTT, Bank NTT siap mendukung dengan dana Rp300 miliar. Dana senilai itu akan mendukung para petani dengan menyediakan modal usaha guna memperlancar program TJPS. Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, mengatakan pembiayaan untuk 1 hektar lahan, Bank NTT menyiapkan […]

  • “November 2024” Bank NTT Harus Penuhi Modal Inti Minimum Rp3 Triliun

    “November 2024” Bank NTT Harus Penuhi Modal Inti Minimum Rp3 Triliun

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Jajaran direksi dan komisaris Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) telah menindaklanjuti keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan dan RUPS luar biasa (RUPS-LB) pada 8 Mei 2024 yang menyetujui rencana pembentukan kelompok usaha bank (KUB) dengan Bank DKI. Plt, Dirut Bank NTT, Yohanis Landu Praing dalam sesi perayaan HUT ke-62 […]

expand_less